TRAVELNESIA, JAKARTA- Ketika membaca sebuah buku, banyak pembaca langsung membuka bab pertama. Alhasil, sebelum benar-benar masuk ke cerita utama, ada satu bagian yang sering dilewati.
Prolog.
Padahal, dari sana, pembaca bisa mulai mengenal tokoh dan gambaran tentang cerita yang akan mereka ikuti.
Seperti itulah posisi Piala Presiden dalam percaturan sepak bola Indonesia saat ini.
Turnamen pramusim yang bergengsi dan kompetitif ini awalnya hadir untuk mengisi kekosongan kompetisi. Kini, tanpa terasa, turnamen ini telah menuntaskan edisi kedelapannya, di mana Persebaya Surabaya berhasil menduduki singgasana juara usai menaklukkan Persib Bandung dalam partai final Piala Presiden 2026 yang berlangsung hingga adu penalti.
Sekarang, setiap Liga musim baru belum bergulir, masyarakat lebih dulu antusias menantikannya.
Jika diibaratkan, Piala Presiden memang bukan cerita utama dalam buku yang mengisahkan sepak bola negeri ini. Namun, sejak beberapa tahun terakhir, ajang ini telah menjadi prolog yang selalu dinanti sebelum musim baru benar-benar dimulai.






