Marc Marquez Tak Percaya Bisa Ambil Alih Klasemen MotoGP 2026

TRAVELNESIA, WONOSOBO- Marc Marquez mengaku sulit mempercayai dirinya kini memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 setelah memenangi GP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (13/9/2026). Kemenangan di Misano membawa pebalap Ducati Lenovo Team tersebut mengoleksi 274 poin, sama dengan Jorge Martin.

Namun, Marc Marquez berhak berada di posisi teratas karena unggul jumlah kemenangan, lima berbanding satu. Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa mengingat perjalanan Marc pada awal musim jauh dari kata mudah. Masalah cedera mengganggu upayanya mempertahankan gelar.

Marc mengalami patah tulang kaki pada GP Perancis yang membuatnya harus menjalani operasi dan melewatkan satu seri. Selain menjalani operasi pada kaki, Marc juga menjalani prosedur pada bahu kanan untuk mengatasi masalah saraf yang mengganggunya sejak mengalami kecelakaan pada MotoGP Indonesia tahun lalu.
Tertinggal 102 Poin Marc baru kembali pada GP Italia, Mei 2026. Ketika itu, dirinya tertinggal hingga 102 poin dari pemimpin klasemen dan peluang untuk kembali masuk dalam persaingan gelar juara dunia terlihat sangat berat. Namun, situasi berubah drastis. Marc secara perlahan memangkas ketertinggalan setelah meraih kemenangan di Hungaria, Ceko, Jerman, Aragon, dan terakhir San Marino. Kemenangan di Misano akhirnya menghapus defisit 102 poin tersebut sekaligus mengantarkan Marc ke puncak klasemen untuk pertama kalinya musim ini.

Rasanya sulit dipercaya,” kata Marc seusai balapan, seperti dikutip Crash.net, Minggu (13/9/2026). “Tapi jangan pernah menyerah. Saya akan terus berusaha sampai akhir. Ini belum selesai,” lanjut Marquez. Marc menyadari persaingan menuju gelar juara dunia masih sangat terbuka. Martin memiliki jumlah poin yang sama, sementara Marco Bezzecchi masih berada dalam jangkauan dengan selisih 33 poin.

“Kami sekarang berada di sana dalam perebutan gelar, melawan pebalap-pebalap yang sangat bagus, terutama Martin dan Bezzecchi,” jelas Marc Marquez. “Seperti yang kita lihat, semuanya berada di batas dan kesalahan kecil bisa membuat kehilangan banyak poin,” ujar Marc. Balapan di Misano sendiri tidak berjalan mudah bagi Marc.

Dia sempat mengambil alih posisi terdepan setelah Bezzecchi terjatuh pada lap pertama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *