Sejarah Siomay Makanan Khas Bandung, Jadi Jajanan Terenak di Dunia!

Siomay merupakan salah satu kuliner khas Bandung yang banyak difavoritkan masyarakat Indonesia. Yang menarik, dunia pun mengaku rasanya yang lezat.
Baru-baru ini siomay dinobatkan menjadi salah satu jajanan kaki lima terenak nomor 1 di dunia versi Taste Atlas.

Siomay menempati peringkat teratas sebagai jajanan kaki lima terenak di dunia pada 11 September 2023, di mana siomay memperoleh skor 4,9 dari 5 poin.
Meski banyak yang menyebut bahwa jajanan ini adalah khas Bandung, ternyata asal-usul siomay justru dari negeri Tiongkok lho! Yuk simak sejarahnya.

Ternyata asal-usul siomai justru dari Tiongkok, khususnya di Mongolia Dalam.
Pasalnya, siomay dikenal sebagai salah satu varian dari dimsum, salah satu jajanan khas negeri tirai bambu tersebut.

Dalam Bahasa Mandarin, siomay disebut shaomai, sedangkan dalam Bahasa Kanton, sering disebut shiu maai.
Awalnya, siomay sendiri menggunakan daging babi cingcang yang dibungkus kulit tipis dari tepung terigu.

Bisa juga menggunakan daging udang, kepiting, atau daging sapi. Siomay dimasak dengan cara dikukus.
Aslinya berbentuk bulat pihih dan diberi garnish bersupa telur kepiting, parutan wortel, dan kacang polong. Mereka menikmati siomay dengan cuka atau kecap asin.

Lantas, mengapa siomay kini jadi salah satu jajanan khas dari Indonesia? Ternyata, siomay bisa masuk ke Indonesia karena adanya percampuran budaya Indonesia dengan Tiongkok.

Hal ini disebabkan karena di Indonesia mayoritas muslim sehingga membuat siomay di Indonesia kebanyakan dibuat dengan bahan halal, seperti ayam, ikan tenggiri, atau udang.

Bentuknya juga agak berubah, tadinya pipih lalu dibentuk bulat. Kulit siomay di Indonesia tidak lagi dibungkus dengan terigu tipis, melainkan dengan kulit pangsit.

Siomay juga disajikan dengan tambahan makanan, seperti kentang, kol, pare, tahu, telur, dan lain-lain. Alih-alih disajikan kering seperti di Tiongkok, siomay di Indonesia justru disajikan dengan bumbu kacang yang gurih dan ada rasa pedasnya.

Awalnya, sajian siomay seperti tersebut dipopulerkan di Bandung dan kini bisa ditemukan di banyak tempat di Indonesia. Hal itulah mengapa siomay selalu disebut sebagai jajanan khas Bandung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *