Rangkaian Hari Desa Nasional 2026, Turnamen Esports Desa Buktikan dari Desa Juga Bisa Lahir Atlet dan Ekonomi Digital

TRAVELNESIA.ID, Boyolali – Rangkaian peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2026 terus berlangsung meriah. Memasuki hari kedua, Lomba Esport Piala Bupati Boyolali yang digelar di Balai Sidang Mahesa, Kabupaten Boyolali, Senin (12/1/2026), kini menyisakan 32 tim terbaik dari ribuan peserta.
Turnamen yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes PDT RI) ini menjadi salah satu agenda unggulan HDN 2026 yang puncaknya akan digelar pada 15 Januari 2026.
Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI, Samsul Widodo, mengatakan bahwa pada hari pertama tercatat sekitar 3.000 peserta mendaftar dan mengikuti kompetisi Esport tersebut.
“Memasuki hari kedua ini, kompetisi sudah mengerucut dan tersisa 32 tim terbaik,” ujar Samsul saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, Grand Final Lomba Esport Piala Bupati Boyolali sekaligus Lomba Esport Tingkat Nasional akan digelar pada Selasa (13/1/2026). Para pemenang akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp10 juta serta Piala Bupati Boyolali.
Menurut Samsul, turnamen Esport ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaring talenta ekonomi kreatif dan ekonomi digital dari desa-desa di seluruh Indonesia.
“Jangan dilihat hanya sebagai turnamen. Ini adalah upaya menjaring talenta ekonomi digital desa, seperti soundcaster, komentator, live streamer, pelatih, hingga wasit Esport,” jelasnya.
Kemendes PDT RI pun berharap Kabupaten Boyolali dapat berkembang menjadi pusat pengembangan atlet Esport nasional, mengingat tingginya animo peserta sejak pendaftaran dibuka.
Untuk kategori nasional, tercatat tiga desa yang berhasil lolos, yakni tim dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Tengah, tim dari Bangka Belitung, serta tim dari Malang, Jawa Timur.
Selain lomba Esport, peringatan Hari Desa Nasional 2026 juga dimeriahkan dengan Festival Film Desa dan Festival YouTube Desa. Sebanyak lima film desa terbaik dari seluruh Indonesia dijadwalkan akan diputar melalui layar tancap di kawasan Gedung Lembu Sora, Sekretariat Daerah Kabupaten Boyolali, pada Rabu (14/1/2026).
“Kegiatan ini akan kami jadikan agenda rutin tahunan sebagai puncak aktivitas ekonomi kreatif desa,” tambah Samsul.
Sementara itu, salah satu peserta lomba, Adit, mengaku sangat antusias mengikuti ajang Esport ini. Meski sempat mengalami kendala jaringan, timnya berhasil melaju hingga hari kedua.
“Semoga ke depan ada lagi turnamen Esport yang lebih meriah,” harap Adit, siswa SMA asal Solo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *