Imigrasi Jawa Tengah Paparkan Capaian 2025, Kanim Wonosobo Tunjukkan Kinerja Gemilang

TRAVELNESIA.ID, Semarang – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, Imam Bahri, menghadiri kegiatan Press Release Capaian Kinerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah Tahun 2025 yang digelar di Semarang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Hariono Agus Setiawan, dan dihadiri oleh seluruh Kepala UPT Keimigrasian se-Jawa Tengah.

Dalam pemaparannya, Kakanwil Hariono Agus Setiawan menyampaikan capaian kinerja layanan keimigrasian sepanjang Januari–Desember 2025, mulai dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), statistik penerbitan paspor, hingga perluasan layanan keimigrasian yang kini telah mencapai 23 titik layanan di seluruh Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, juga dipaparkan kinerja masing-masing UPT, termasuk Kantor Imigrasi Wonosobo yang mencatatkan capaian membanggakan dengan realisasi PNBP sebesar Rp31.418.073.000 atau 319% dari target Rp9.840.600.000. Capaian ini menempatkan Kanim Wonosobo sebagai salah satu UPT dengan raihan persentase tertinggi di wilayah Jawa Tengah.

Selain itu, Kanwil memaparkan statistik penerbitan lebih dari 320 ribu paspor selama tahun 2025, mencakup paspor biasa, paspor elektronik, hingga paspor polikarbonat. Data tersebut menunjukkan tingginya tingkat mobilitas masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian.

Kakanim Wonosobo, Imam Bahri, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan di tahun-tahun mendatang.

“Capaian kinerja Kanwil Jawa Tengah menunjukkan bahwa pelayanan keimigrasian harus semakin adaptif dan responsif. Imigrasi Wonosobo berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan, memperkuat akuntabilitas, serta menjaga sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa capaian kinerja Kanim Wonosobo merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural, pegawai, hingga petugas layanan di MPP dan UKK.

Kegiatan press release kemudian ditutup dengan sesi diskusi bersama media yang membahas tren pelayanan keimigrasian tahun 2025, tantangan strategis, serta arah pembangunan layanan ke arah yang lebih modern, cepat, dan humanis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *