Mendengarkan Suara Simfoni Alam yang Tak Terlupakan di Curug Sikarim

Curug Sikarim
Curug Sikarim

Travelnesia.id – Selain terkenal dengan dataran tingginya yang indah, Wonosobo juga memiliki beberapa destinasi wisata air yang tak kalah indahnya. Salah satunya adalah Curug Sikarim

Lokasi air terjun ini cukup unik, berada di lereng selatan Dataran Tinggi Dieng. Curug ini terdapat di kawasan tertinggi di pulau Jawa yakni Desa Sembungan kecamatan Kejajar, kabupaten Wonosobo.

Read More

Air dari curug yang bisa untuk memanjakan mata ini berasal dari berasal dari limpahan Telaga Cebong yang merupakan bekas dari kawah purba.

Sejarah Curug Sikarim

Dahulunya jalan Rakai Panangkaran dimana lokasi Curug Sikarim tersebut diyakini merupakan jalan utama bagi para peziarah saat Rakau Sanjaya membangun candi di Dataran Tinggi Dieng pada abad 7-8 Masehi.

Ketika Gunung Dieng meletus tahun 1375, beberapa penduduk Dieng ada yang mengungsi ke arah bawah melalui jalur ini melewati tangga yang dikenal dengan nama Andha Budha.

Rute Menuju Curug Sikarim

Untuk jalan menuju ke Curug Sikarim dari Desa Sembungan hanya memakan waktu sekitar 10 menit, walau begitu kondisi jalanya sangat ekstrem.

Kondisi jalan berliku, naik-turun, menjadi kendala tersendiri saat berkunjung ke curug ini. Tak jarang ditemukan banyak kendaraan yang tak sanggup mencapai tanjakan karena terlalu tinggi.

Patikan untuk para wisatawan agar memeriksa kondisi kendaraan agar menunjang kenyamanan perjalanan menuju tempat wisata tersebut.

Jika kalian ragu untuk melewati rute jalan yang cukup extream kalian bisa menyewa jasa ojek dari Desa Sembungan agar lebih aman. Adapun tarif ojek dari Sikunir ke Sikarim, pulang-pergi adalah sekitar Rp 50.000 sampai Rp 60.000.

Keindahan Curug Sikarim

Walau Melewati jalan yang begitu extream namun, semua terbayar ketika hampir sampai lokasi air terjun. Karena indahnya Curug Sikarim sudah terlihat dari pinggir jalan.

Air terjun yang tampak indah yang seolah membelah dinding perbukitan, pemandangan hijau nan asri akan tersaji di sepanjang perjalanan menuju lokasi Air Terjun Sikarim. Semua itu makin indah dengan kabut yang perlahan bergerak menyelimuti bukit.

Tidak hanya bisa melihat Curug Sikarim dari pinggir jalan. Namun para wisatawan juga bisa mendekat ke titik air terjun secara langsung.

Pengunjung akan disajikan pemandangan air yang mengalir deras menyusuri tebing batu. Aliran air terbagi menjadi dua jalur aliran. Tidak puas dengan pemandangan dari kejauhan, berjalanlah mendekat melalui jalan setapak.

Semakin dekat ke air terjun, suara air yang jatuh dari ketinggian menjadi simfoni alam yang tidak akan terlupakan. Aliran deras yang jatuh bertemu dengan batu-batu dan genangan di bawahnya menjadi layaknya orkestra alam. Luangkan waktu sejenak untuk duduk di sekitar air terjun sambil menikmati udara sejuk yang menyelimuti daerah ini.

Jika ingin kesegaran lebih, pengunjung dapat menikmati derasnya air Curug Sikarim yang mengalir deras di sekujur tubuh. Hanya saja, sebagai pengingat, suhu air di sini sangat dingin. Jadi, jika ingin mandi di air terjun ini, siapkan kondisi tubuh.

Tiket Masuk dan Jam Operasional Curug Sikarim

Untuk menikmati obyek wisata Curug Sikarim ini kalian cukup membayar tiket masuk Rp.10.000,-/orang. Sedangkan untuk biaya parkir kendaraan yaitu Rp.3.000,- untuk sepeda motor dan Rp.5.000,- untuk mobil.

Biaya lain yang akan kamu keluarkan yakni seperti pembelian makanan atau jajanan disekitar tempat wisata. Dengan harga yang terjangkau kamu sudah bisa mengisi kekosongan perut dengan kulineran enak.

Terdapat pula ojek menuju Sikarim yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp. 50.000 hingga Rp. 60.000. Kamu bisa menyewaojek tersebut jika tak ingin repot mengendarai sendiri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *